Lagi Penyanyi Dangdut Jandaku, Imam S Arifin Ditangkap Karena Sabu

Imam S Arifin Ditangkap Karena Sabu

Baturaja Today - Kasus penyalahgunaan narkoba kembali menjerat kalangan artis tanah air yaitu seorang penyanyi dangdut kondang, Imam S Arifin (56). Bukan kali pertama, sebab belum lama ini Imam S Arifin baru saja bebas dari balik jeruji besi karena kasus serupa. Ia kembali tertangkap tangan memakai sabu oleh Jajaran Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Seperti diungkapkan oleh Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto bahwa penangkapan Imam S Arifin berawal dari tertangkapnya seorang pengedar narkoba beberapa waktu lalu. Dalam pemeriksaan, tersangka kemudian membeberkan bila Imam S Arifin merupakan pemakai aktif sabu.

Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap penyanyi dangdut yang tenar dengan lagu 'Jandaku' itu. Tak perlu waktu lama, Imam S Arifin berhasil ditangkap di kamar nomor 3 Lantai 17 Tower Selatan Apartemen Crysan, Jalan Rajawali Selatan, Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada, Sabtu (27/8) sore.

"Dalam penggeledahan ditemukan barang bukti satu paket plastik klip berukuran kecil berisi serbuk kristal yang diduga adalah sabu seberat 0,36 gram, berikut satu buah alat hisapnya yang terbuat dari botol dot bayi, sepasang sedotan dan satu buah cangklong," ungkap AKP Suhermanto di Mapolres Metro Jakarta Barat pada, Minggu (28/8).

"Tersangka Imam S Arifin kini sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan. Dia diancam Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara," ungkapnya.

Masih menurut keterangan yang disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Suhermanto di Mapolres Metro Jakarta Barat, bahwa berbeda dari kasus sebelumnya, pemasok sabu tersangka ISA kali ini adalah seorang Polisi. Dimana berdasarkan pengakuan tersangka, barang haram tersebut ia peroleh dari seorang bandar narkoba di sebuah bedeng komplek Pergudangan Blok O Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada, Sabtu (27/08).

Oknum polisi yang menjadi pengedar sabu itu adalah anggota Satwil Jakarta Pusat Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigadir Hadi dengan NRP 77081177.

Berbekal informasi tersebut, pihaknya segera melakukan pengejaran. Penangkapan Brigadir Hadi langsung dilakukan, lima anggota Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin oleh Iptu Anggoro berhasil menangkap Brigadir Hadi.

Saat penangkapan Brigadir Hadi, tidak ditemukan adanya narkoba, namun pihaknya menemukan sepucuk pistol air soft gun jenis Revolver 733 berikut 6 butir peluru, KTA Shooting Club Patriot Perbakin, dan KTA Polri miliknya.

"Karena diduga melakukan tindak pidana narkotika, yang bersangkutan diperiksa urine dan dinyatakan positif mengandung zat metafetamina yang terkandung pada narkotika jenis sabu dan zat THC pada narkotika jenis ganja," ungkap AKP Suhermanto menutup pembicaraan.

Terbukti positif mengkonsumsi sabu dan ganja, Bripka Hadi selanjutnya dibawa ke Subbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan.

Sementara, Imam S Arifin diamankan di Mapolres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut (ari).
Share on Google Plus

About Jbrothers Media Group

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.