Adriansyah meninggal Saat Menjalankan Tugas, Rencana Menikah Tahun Ini Hanya Tinggal Kenangan

Mobil Damkar Terguling, satu orang tewas

Baturaja Today - Kepergian Adriansyah meninggalkan luka yang, terutama bagi keluarga, rekan satu profesi dan teman-temannya. Betapa tidak, almarhum adalah sosok pemuda yang di kenal baik dan tidak banyak berulah, baik oleh keluarga maupun sahabat dan teman sekerjanya.

Terlebih lagi, bahwa almarhum dalam waktu dekat ini akan segera melangsungkan pernikahan. Kerabat korban yang juga Camat Baturaja Barat Heriyamin menambahkan Adriansyah dikabarkan berencana akan menikah tahun ini. Namun sayang, rencana tersebut tak terwujud.

Salah satu teman korban, Adi menuturkan, semasa hidup, Adriansyah merupakan orang yang supel dan mudah bergaul. Sehingga, enak untuk diajak berteman. “Pagi tadi (kemarin) sempat main gaple. Siang tadi, saya sholat Jumat, mereka pergi ke Raksa Jiwa untuk bertugas (memadamkan kebakaran),” ungkap Adi yang merupakan rekan satu regu Adriansyah sejak 2016 lalu.

Sementara menurut Taslim, mantan ketua regu I, Adriansyah merupakan petugas yang tak banyak ulah, baik saat bergaul maupun bertugas. ”Lama saya menjadi atasannya. Dia tak banyak ulah,” tutur Taslim.

Kejadian meninggalnya Ardiansyah (27) warga kelurahan Sukajadi, kecamatan Baturaja Timur, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kab. OKU, bermula ketika petugas hendak berangkat memadamkan kebakaran. Menurut informasi yang didapat, ketika itu, posko PBK Kota Baturaja menerima laporan terjadi kebakaran di desa Raksa Jiwa, kecamatan Semidang Aji, pada Jum'at, 5 Januari 2017.

Dimana di beritakan sebelumnya, tiga armada mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kab. OKU langsung diberangkatkan menuju ke lokasi kebakaran untuk membantu petugas kebakaran dari posko PBK kecamatan Pengandonan. Namun nahas, saat dalam perjalanannya, satu diantara armada pemadam kebakaran BG 8009 FZ mengalami kecelakaan tunggal.

Truk pemadam kebakaran yang dikemudikan Wiwin Candrawijaya (37) tersebut bermuatan 4.000 liter air dan mengangkut sembilan petugas, termasuk Ardiansyah. Truk berwarna merah menyala itu terbalik di Jl. Lintas Sumatera, desa Pengaringan, kecamatan Semidang Aji, pada Jum'at (06/01) siang, lalu.

Akibatnya, delapan petugas mengalami luka, sementara satu diantaranya, Ardiansyah meninggal dunia karena diduga terjepit badan truk. Setelah disemayamkan di rumah duka, Adriansyah dimakamkan di TPU Kelurahan Sukajadi petangnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU Himda didampingi Sekretaris Alfarizi mengakui, petugas PBK dalam perjalanan untuk memadamkan kebakaran di desa Raksa Jiwa. ”Kecelakaan ini terjadi karena diduga kuat badan jalan licin dan melintasi tikungan ganda,” jelas Himda.

Sekda OKU H Marwan Sobrie belum mau berkomentar banyak saat membesuk para korban kecelakaan di RSUD Ibnu Sutowo kemarin. Ia masih memfokuskan diri untuk mengurus jenazah almarhum dan korban lainnya. Sejumlah pejabat pemerintah juga berdatangan, termasuk Bupati OKU Drs H Kuryana Azis (ari).
Share on Google Plus

About Jbrothers Media Group

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.