Polres OKU Akan Terapkan E-Tilang per 1 Februari 2017

E-Tilang

Baturaja Today - Anggota Satlantas Polres OKU, mensosialisasikan E-Tilang di sekitar Taman Kota Baturaja, Rabu (25/01). Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU), baru akan menerapkan sistem E-Tilang (tilang elektronik), pada 1 Februari 2017 mendatang. E-Tilang sebuah aplikasi baru di kepolisian Lalulintas dalam menindak (tilang) pengendara bermotor yang melanggar.

Demikian itu disampaikan Kasat Lantas Polres OKU AKP Candra Kirana Putra SIK, melalui KBO Lantas Iptu Marjuni yang dibincangi saat menggelar sosialisasi E-Tilang dan Penindakan Pelanggaran di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ibnu Sutowo Baturaja, Rabu (25/01).

“E-Tilang ini, intinya untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan tilang. Bagi masyarakat yang kita tindak karena melanggar, kita tilang dan kita catat dalam satu sistem aplikasi berbasis android. Dimana aplikasi ini langsung terhubung dengan pihak kejaksaan dan pengadilan negeri,” ujar Marjuni.

Adapun sistem kerjanya terang Marjuni, setelah diinput data pelangar ke dalam aplikasi oleh petugas, selanjutnya pengendara yang melanggar akan mendapatkan nomor resi id. “Baru pelanggar ini bisa  membayar denda (BRIPA) secara langsung ke bank yang telah ditunjuk yakni Bang BRI. Bukti setor ini ditunjukan ke lantas (Baur Tilang) untuk pengeluaran barang bukti yang ditilang, bisa SIM atau STNK,” terangnya.

Menurut Marjuni, denda tilang berfariasi sesuai kesalahan pengendara bermotor. Jika kesalahannya banyak, maka denda yang dikenakan maksimal atau denda terbesar. Hal ini sesuai koordinasi dengan hakim yang memutuskan pada pertemuan lalu. “Hakim yang menentukan denda maksimal dalam pembahasan beberapa waktu lalu. Misalnya pelanggar tidak memakai helm dan tidak memiliki SIM, maka mana denda paling. Jika  SIM maka yang dikenakan denda terbesarnya,” paparnya.

Masih kata dia, E-Tilang ini, diberlakukan di seluruh wilayah Polda Sumsel, bertujuan selain mempermudah juga sebagai bentuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polantas, serta mengahapus image bahwa selama ini masyarakat selalu takut akan ulah oknum polisi yang melakukan Pungli.

“Ya itu tadi, kita ingin membuang image negatif, dan menunjukan kita (polisi) ini sahabat, mitra serta pelayan masyarakat. Image yang katanya jika bayar tilang uangnya untuk petugas ini harus dihilangkan. Uang itu untuk negara dan sekarang melalui E-Tilang masyarakat menyetorkan langsung ke bank untuk negara,” pungkas Marjuni (ari).
Share on Google Plus

About Jbrothers Media Group

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.